Kamis, 27 Februari 2014
Superman Is Dead
SEJARAH Superman Is Dead
Superman Is Dead(disingkat SID) adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas diPoppies Lane II - Kuta. Grupmusik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Kool sebagaigitaris dan vokalis, Eka Rock sebagi bassis, dan Jerinx sebagai drummer.Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gayamusik dari band-band asing seperti Green Daydan NOFX. Di kemudian hari,inspirasi musikal SID bergeser ke genrePunk 'n Roll à la grupmusik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yanglaki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.
Kamis, 20 Februari 2014
Green Day
GREEN DAY.
Green Day adalah band punk rock asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1987 di Berkeley, California. Band ini terdiri dari trio Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tre Cool. Green Day sangat diakui karena keberhasilan mereka dalam membuat genre punk rock kembali terkenal, bersama-sama dengan Sublime, The Offspring, dan Rancid.[1][2][3]
Pada tahun 1990, bersama dengan drummer pertama mereka, John Kiffmeyer, Green Day merekam album pertama mereka, 39/Smooth. Namun pada tahun yang sama, Tre Cool menggantikan menggantikan posisi drummer John Kiffmeyer yang keluar karena ingin melanjutkan kuliah. Tré Cool kemudian mulai berkontribusi pada album kedua Green Day, Kerplunk, dan telah menjadi anggota tetap sejak itu. Album terobosan Green Day, Dookie, yang dirilis pada tahun 1994, berhasil mendapatkan status diamond dari RIAA dan membawa Green Day ke puncak karier mereka. Namun, bertolakbelakang dengan Dookie, tiga album Green Day berikutnya, berturut-turut Insomniac, Nimrod, dan Warning, gagal mendapatkan sukses seperti Dookie. Meski Insomniac dan Nimrod berhasil mendapatkan status platinum dan Warning mendapatkan status emas, ketiga album tersebut justru memperlihatkan popularitas mereka yang secara keseluruhan menurun drastis.[4] Adalah album rock opera mereka pada tahun 2004, American Idiot, yang mengembalikan popularitas mereka, terutama dengan penggemar dari generasi yang lebih muda. American Idiot terjual lebih dari 5 juta copy di Amerika Serikat sendiri.[4] Album kedelapan mereka, 21st Century Breakdown, dirilis pada 2009 dan berhasil mendapatkan kinerja chart terbaik sepanjang karier Green Day.[5] Green Day berencana akan merilis album trilogi dalam selang waktu lima bulan terhitung sejak September 2012.[6] Ketiga album tersebut benama ¡Uno!, ¡Dos!, dan ¡Tré!.[6]
Green Day telah menjual lebih dari 65 juta copy album mereka di seluruh dunia dengan 24,639 juta di Amerika Serikat sendiri.[7] Green Day telah memenangkan 5 penghargaan Grammy Awards: Best Alternative Album untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot, Record of the Year untuk "Boulevard of Broken Dreams", Best Rock Album untuk kedua kalinya untuk 21st Century Breakdown dan Best Musical Show Album untuk American Idiot: The Original Broadway Cast Recording.
American Idiot dan sukses kembali (2003–2006)[sunting | sunting sumber]
Pada musim panas 2003, Green Day kembali ke studio utnuk menulis dan merekam materi untuk album baru yang memiliki judul sementara Cigarettes and Valentines.[27] Setelah menyelesaikan 20 lagu, master rekaman mereka dicuri dari studion oleh oknum tidak dikenal. Daripada merekam ulang lagu-lagu yang dicuri, Green Day justru memutuskan untuk membatalkan album tersebut dan memulai ulang, dengan pertimbangan bahwa materi tersebut tidak cukup mewakilkan karya terbaik mereka.[28]
Tre Cool (kiri bawah) dan Mike Dirnt (kanan) tampil pada 27 Juli 2005.
Sementara itu Green Day sembapt berkolaborasi dengan Iggy Pop dalam dua lagu untuk albumnya, Skull Ring, pada November 2003. Pada 1 Februari 2004, lagu cover dari "I Fought the Law" dirilis sebagai singel dan memulai debut komersial untuk iTunes selama NFL Super Bowl XXXVIII.
Pada September 2004, Green Day merilis album ketujuh mereka, American Idiot, yang langsung berhasil menduduki posisi satu di chart Billboard, dibantu oleh sukses dari singel pertama album, "American Idiot". Album ini merupakan album konsep berkomposisi punk rock opera" dengan kisah tokoh fiksi "Jesus of Suburbia".[29] American Idiot memenangkan Grammy Awards tahun 2005 untuk kategori Best Rock Album dan juga nyaris menyapu bersih MTV Music Awards tahun 2005 dengan memenangkan tujuh dari delapan penghargaan yang dinominasikan untuk mereka, termasuk Viewer's Choice Award.[30]
Selama tahun 2005, mereka melakukan tour untuk promo album dengan nyaris 150 penampilan mayor di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Australia, dan Amerika Selatan. Selama tour untuk American Idiot, mereka merekam 2 konser mereka di Milton Keynes National Bowl di Inggris, yang dipilih sebagai The Best Show On Earth di polling majalah Kerrang!. Rekaman penampilan tersebut dirilis sebagai album live berjudul Bullet in a Bible pada 15 November 2005. Di dalam DVD tersebut juga terdapat behind-the-scenes footage mereka di Milton Keynes dan menunjukkan bagaimana merka bersiap untuk penampilan tersebut. Tour dunia mereka pada 2005 berakhir di Melbourne, Australia pada 17 Desember. Pada 10 Januari 2006, Green Day dianugerahi People's Choice Award untuk kategori Favorite Group.
Pada 1 Agustus 2005, Green Day mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan hak legal master materi album pra-Dookie dari pihak Lookout! Records menyangkut royalti yang tidak dibayarkan.[31] Materi album pra-Dookie, yang tidak lagi diproduksi selama satu tahun, kembali diproduksi oleh pihak label Green Day saat ini, Reprise Records, pada 9 Januari 2007.[32] okeh segitu aja yang saya bertahukan semoga bermanfaat tentang pengetahuan di musik.
Sumber Inspirasi: wikipedia.org.
Green Day adalah band punk rock asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1987 di Berkeley, California. Band ini terdiri dari trio Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tre Cool. Green Day sangat diakui karena keberhasilan mereka dalam membuat genre punk rock kembali terkenal, bersama-sama dengan Sublime, The Offspring, dan Rancid.[1][2][3]
Pada tahun 1990, bersama dengan drummer pertama mereka, John Kiffmeyer, Green Day merekam album pertama mereka, 39/Smooth. Namun pada tahun yang sama, Tre Cool menggantikan menggantikan posisi drummer John Kiffmeyer yang keluar karena ingin melanjutkan kuliah. Tré Cool kemudian mulai berkontribusi pada album kedua Green Day, Kerplunk, dan telah menjadi anggota tetap sejak itu. Album terobosan Green Day, Dookie, yang dirilis pada tahun 1994, berhasil mendapatkan status diamond dari RIAA dan membawa Green Day ke puncak karier mereka. Namun, bertolakbelakang dengan Dookie, tiga album Green Day berikutnya, berturut-turut Insomniac, Nimrod, dan Warning, gagal mendapatkan sukses seperti Dookie. Meski Insomniac dan Nimrod berhasil mendapatkan status platinum dan Warning mendapatkan status emas, ketiga album tersebut justru memperlihatkan popularitas mereka yang secara keseluruhan menurun drastis.[4] Adalah album rock opera mereka pada tahun 2004, American Idiot, yang mengembalikan popularitas mereka, terutama dengan penggemar dari generasi yang lebih muda. American Idiot terjual lebih dari 5 juta copy di Amerika Serikat sendiri.[4] Album kedelapan mereka, 21st Century Breakdown, dirilis pada 2009 dan berhasil mendapatkan kinerja chart terbaik sepanjang karier Green Day.[5] Green Day berencana akan merilis album trilogi dalam selang waktu lima bulan terhitung sejak September 2012.[6] Ketiga album tersebut benama ¡Uno!, ¡Dos!, dan ¡Tré!.[6]
Green Day telah menjual lebih dari 65 juta copy album mereka di seluruh dunia dengan 24,639 juta di Amerika Serikat sendiri.[7] Green Day telah memenangkan 5 penghargaan Grammy Awards: Best Alternative Album untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot, Record of the Year untuk "Boulevard of Broken Dreams", Best Rock Album untuk kedua kalinya untuk 21st Century Breakdown dan Best Musical Show Album untuk American Idiot: The Original Broadway Cast Recording.
American Idiot dan sukses kembali (2003–2006)[sunting | sunting sumber]
Pada musim panas 2003, Green Day kembali ke studio utnuk menulis dan merekam materi untuk album baru yang memiliki judul sementara Cigarettes and Valentines.[27] Setelah menyelesaikan 20 lagu, master rekaman mereka dicuri dari studion oleh oknum tidak dikenal. Daripada merekam ulang lagu-lagu yang dicuri, Green Day justru memutuskan untuk membatalkan album tersebut dan memulai ulang, dengan pertimbangan bahwa materi tersebut tidak cukup mewakilkan karya terbaik mereka.[28]
Tre Cool (kiri bawah) dan Mike Dirnt (kanan) tampil pada 27 Juli 2005.
Sementara itu Green Day sembapt berkolaborasi dengan Iggy Pop dalam dua lagu untuk albumnya, Skull Ring, pada November 2003. Pada 1 Februari 2004, lagu cover dari "I Fought the Law" dirilis sebagai singel dan memulai debut komersial untuk iTunes selama NFL Super Bowl XXXVIII.
Pada September 2004, Green Day merilis album ketujuh mereka, American Idiot, yang langsung berhasil menduduki posisi satu di chart Billboard, dibantu oleh sukses dari singel pertama album, "American Idiot". Album ini merupakan album konsep berkomposisi punk rock opera" dengan kisah tokoh fiksi "Jesus of Suburbia".[29] American Idiot memenangkan Grammy Awards tahun 2005 untuk kategori Best Rock Album dan juga nyaris menyapu bersih MTV Music Awards tahun 2005 dengan memenangkan tujuh dari delapan penghargaan yang dinominasikan untuk mereka, termasuk Viewer's Choice Award.[30]
Selama tahun 2005, mereka melakukan tour untuk promo album dengan nyaris 150 penampilan mayor di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Australia, dan Amerika Selatan. Selama tour untuk American Idiot, mereka merekam 2 konser mereka di Milton Keynes National Bowl di Inggris, yang dipilih sebagai The Best Show On Earth di polling majalah Kerrang!. Rekaman penampilan tersebut dirilis sebagai album live berjudul Bullet in a Bible pada 15 November 2005. Di dalam DVD tersebut juga terdapat behind-the-scenes footage mereka di Milton Keynes dan menunjukkan bagaimana merka bersiap untuk penampilan tersebut. Tour dunia mereka pada 2005 berakhir di Melbourne, Australia pada 17 Desember. Pada 10 Januari 2006, Green Day dianugerahi People's Choice Award untuk kategori Favorite Group.
Pada 1 Agustus 2005, Green Day mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan hak legal master materi album pra-Dookie dari pihak Lookout! Records menyangkut royalti yang tidak dibayarkan.[31] Materi album pra-Dookie, yang tidak lagi diproduksi selama satu tahun, kembali diproduksi oleh pihak label Green Day saat ini, Reprise Records, pada 9 Januari 2007.[32] okeh segitu aja yang saya bertahukan semoga bermanfaat tentang pengetahuan di musik.
Sumber Inspirasi: wikipedia.org.
Rabu, 12 Februari 2014
Rooster Day
ROOSTER DAY.
Sedikit nih Sejarah dari Band yang Bernama ROOSTER DAY,
Band yang Berasal dari Bekasi Indonesia dan Bergenre POP-PUNK ini pun Memiliki Cerita yang Unik, katanya Mereka, Nama Band ini diambil saat mereka Nongkrong, Nama Tongkrongannya KOES-KOES, pada saat setiap hari mereka nongkrong dan berkumpul Mereka selalu mencium bau yang tak sedap saat Mobil Pengangkut Ayam Lewat didepan jalan tempat mereka, pada saat itu mereka memutuskan nama ROOSTER DAY untuk Band Mereka. dan Berjuang Bersama dengan Tekad dan Tujuan yang Mantap,
Kenalin juga nih,
Personilnya:
-Dico (Gitarist)
-Mile (Drumer)
-Didan (Bassist and Vocalist 2)
-Awan (Rythem and Vokalist 1)
Lagu:
Menuju Hari Esok.
Kita Pasti Bisa.
Teman Terdekat Adalah Musuh Terberat.
Dan Masih banyak lagi yang saya gak tau,
Sudah Puaskah Infonya ?
Info Lebih lanjut Like aja Facebooknya: Rooster Day
And juga Follow Twitternya: @RoosterDay230
# Share Musik Indonesia
Sedikit nih Sejarah dari Band yang Bernama ROOSTER DAY,
Band yang Berasal dari Bekasi Indonesia dan Bergenre POP-PUNK ini pun Memiliki Cerita yang Unik, katanya Mereka, Nama Band ini diambil saat mereka Nongkrong, Nama Tongkrongannya KOES-KOES, pada saat setiap hari mereka nongkrong dan berkumpul Mereka selalu mencium bau yang tak sedap saat Mobil Pengangkut Ayam Lewat didepan jalan tempat mereka, pada saat itu mereka memutuskan nama ROOSTER DAY untuk Band Mereka. dan Berjuang Bersama dengan Tekad dan Tujuan yang Mantap,
Kenalin juga nih,
Personilnya:
-Dico (Gitarist)
-Mile (Drumer)
-Didan (Bassist and Vocalist 2)
-Awan (Rythem and Vokalist 1)
Lagu:
Menuju Hari Esok.
Kita Pasti Bisa.
Teman Terdekat Adalah Musuh Terberat.
Dan Masih banyak lagi yang saya gak tau,
Sudah Puaskah Infonya ?
Info Lebih lanjut Like aja Facebooknya: Rooster Day
And juga Follow Twitternya: @RoosterDay230
# Share Musik Indonesia
Pop Punk Takkan Mati.
Musik Pop-Punk Tak Akan Mati.
''MUSIK POP-PUNK TAK AKAN PERNAH MATI'', Begitulah yang Para Pecinta Genre ini katakan, hmm mungkin Semakin Majunya Musik-Musik Ditanah air, Terutama Semakin Populernya Musik yang Bergenre HIP-HOP, DJ, REAGAE, dan masih banyak lagi,
Tak ingin Ketinggalan juga, kini musik ini pun kembali Merajut dan Menaik di puncak hiburan, khususnya bagi kaum muda yang mempunyai jiwa dan semangat, pertemanan, persahabatan, rata-rata band yang bergenre ini Mengajak untuk para pendengarnya melakukan hal-hal yang positif, yah supaya bisa menikmati jiwa muda yang penuh semangat. ''hmm bener juga sih hehehe'' Banyak juga loh Band yang Terkenal Bergenre Musik ini Seperti: Blink182, Green DAY, Close Head, Still Virgin, Broken Glass, dan masih banyak lagi deh.
mereka pun juga berharap agar musik ini terus hidup dan bergenerasi.
Mungkin segini aja Info dari saya,
Jika Kalian Memilih Genre Band. . .!!! PILIHLAH SESUAI DENGAN KESUKAAN ANDA.
tapi ingat saling Suport itu indah, Berbeda bukan untuk saling menjatuhkan tapi untuk melengkapi
Post By: Gotri The Cookies.
''MUSIK POP-PUNK TAK AKAN PERNAH MATI'', Begitulah yang Para Pecinta Genre ini katakan, hmm mungkin Semakin Majunya Musik-Musik Ditanah air, Terutama Semakin Populernya Musik yang Bergenre HIP-HOP, DJ, REAGAE, dan masih banyak lagi,
Tak ingin Ketinggalan juga, kini musik ini pun kembali Merajut dan Menaik di puncak hiburan, khususnya bagi kaum muda yang mempunyai jiwa dan semangat, pertemanan, persahabatan, rata-rata band yang bergenre ini Mengajak untuk para pendengarnya melakukan hal-hal yang positif, yah supaya bisa menikmati jiwa muda yang penuh semangat. ''hmm bener juga sih hehehe'' Banyak juga loh Band yang Terkenal Bergenre Musik ini Seperti: Blink182, Green DAY, Close Head, Still Virgin, Broken Glass, dan masih banyak lagi deh.
mereka pun juga berharap agar musik ini terus hidup dan bergenerasi.
Mungkin segini aja Info dari saya,
Jika Kalian Memilih Genre Band. . .!!! PILIHLAH SESUAI DENGAN KESUKAAN ANDA.
tapi ingat saling Suport itu indah, Berbeda bukan untuk saling menjatuhkan tapi untuk melengkapi
Post By: Gotri The Cookies.
I'm With Stupied
I'M WITH STUPIED.
Sedikit nih Sejarah dari Band yang Bernama I'm With Stupied.
Band ini Berasal dari Kota Bekasi Indonesia, aliran Band ini sejenis Pop Punk dan Alternativ Rock, hmm dari namanya aja udah gokil yaw, yang artinya (Saya Dengan Kebodohan) tapi kalo dilihat dari gaya-gayanya si emang kaya orang bego ups maaf'' padahal engga kok. menurut Gotri (Gitarist & Vokalist I'm With Stupied) Band ini diberi nama seperti itu karena dulu, pernah ada pertengkaran karena perempuan, dan berhasil dibentuk lalu character personilnya pun juga Gokil dan Kocak, maka sepakat untuk melanjutkan perjuangan Band Mereka yang didasari Persahabatan dan Kekeluargaan.
Kenalin juga,
Personilnya nih:
-Gotri (gitarist & Vokalist)
-Gagap (Gitarist backing vokal)
-Anez (Drumer)
Ryan (Bassist).
Lagu:
-Melangkah Bersama.
-You Are Not My Friend.
-Sebuah Senyuman.
-Kita
dan masih banyak lagi yang gak saya tau,
hmm sudah puaskah Infonya ?
info lebih lanjut like aja Facebooknya : I'm With Stupied.
And Follow Twitternya : @I_W_STUPIED
#Share Musik Indie Indonesia
Sedikit nih Sejarah dari Band yang Bernama I'm With Stupied.
Band ini Berasal dari Kota Bekasi Indonesia, aliran Band ini sejenis Pop Punk dan Alternativ Rock, hmm dari namanya aja udah gokil yaw, yang artinya (Saya Dengan Kebodohan) tapi kalo dilihat dari gaya-gayanya si emang kaya orang bego ups maaf'' padahal engga kok. menurut Gotri (Gitarist & Vokalist I'm With Stupied) Band ini diberi nama seperti itu karena dulu, pernah ada pertengkaran karena perempuan, dan berhasil dibentuk lalu character personilnya pun juga Gokil dan Kocak, maka sepakat untuk melanjutkan perjuangan Band Mereka yang didasari Persahabatan dan Kekeluargaan.
Kenalin juga,
Personilnya nih:
-Gotri (gitarist & Vokalist)
-Gagap (Gitarist backing vokal)
-Anez (Drumer)
Ryan (Bassist).
Lagu:
-Melangkah Bersama.
-You Are Not My Friend.
-Sebuah Senyuman.
-Kita
dan masih banyak lagi yang gak saya tau,
hmm sudah puaskah Infonya ?
info lebih lanjut like aja Facebooknya : I'm With Stupied.
And Follow Twitternya : @I_W_STUPIED
#Share Musik Indie Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)














